VW ID.Buzz kurang diminati di pasar Amerika
Pabrikan otomotif asal Jerman, Volkswagen memiliki kesuksesan yang cukup besar untuk kendaraan mereka yakni ID. Buzz, hanya saja keberhasilan itu tidak diikuti pasar otomotif Amerika Serikat (AS).
Inside Ev pada Sabut (18/1) mengabarkan bahwa lesunya minat terhadap ID. Buzz itu karena kedatangannya memakan waktu yang cukup lama.
Bahkan, ketika akhirnya tiba, jarak tempuh yang mengecewakan dan harga yang tinggi membuat banyak pembeli menginginkan lebih.
Jika mengacu pada data yang ada, penjualan global untuk kendaraan ini meningkat lebih dari dua kali lipat tahun lalu dibandingkan tahun 2024.
Volkswagen Commercial Vehicles mengirimkan 60.700 unit ID. Buzz EV ke seluruh dunia pada tahun 2025, peningkatan 102 persen dibandingkan dengan 29.900 unit yang dikirimkan pada tahun 2024.
Angka-angka ini termasuk 7.300 unit yang dikirim di Amerika Utara, yang mana penjualan minivan listrik bergaya retro ini secara teoritis meningkat sebesar 461 persen.
Namun, pada kenyataannya, angka tersebut tidak sepenuhnya akurat, mengingat VW mulai menjual kendaraan penumpang bertenaga baterai ini pada akhir tahun 2024 di AS.
Perusahaan Jerman tersebut hanya menjual satu versi ID. Buzz di AS yakni model jarak sumbu roda panjang yang berorientasi pada penumpang dengan paket baterai 91 kilowatt-jam.
Di Eropa dan bagian lain dunia, Buzz tersedia dengan lebih dari satu pilihan baterai, serta van kargo dan model jarak sumbu roda pendek.
Di AS, ID. Buzz tidak akan mendapatkan model tahun 2026 akan tetapi mobil listrik ini dijadwalkan bakal kembali akhir tahun ini sebagai model tahun 2027.
“Kami senang menyambut model tahun 2027 di tahun 2026,” kata Presiden dan CEO Volkswagen Group of America, Kjell Gruner.
Untuk lebih memberikan gairah penjualan yang gemilang, pihaknya sedang mencari cara untuk membuat ID. Buzz lebih murah, ia dapat memperoleh keuntungan di sini, karena masih merupakan salah satu mobil listrik paling keren yang ada.
0 Response to "VW ID.Buzz kurang diminati di pasar Amerika"
Posting Komentar