Pasang Iklan Gratis

Karier Afgan sebagai penyanyi jadi taruhannya, penyebab vakum 6 tahun lalu kini terjawab

  Karier Afgan sempat dipertaruhkan, penyebab vakum 6 tahun lalu kini terjawab.

Nama Afgansyah Reza alias Afgan kini dikenal sebagai salah satu penyanyi solo papan atas di tanah air.

Tak cuma punya suara yang khas dan lagu-lagu yang berkesan di telinga pendengar, Afgan juga menjaga konsistensinya selama belasan tahun berkarya.

Namun demikian, Afgan pernah 'dipaksa' vakum pada 2019.

Bukan karena bosan bernyanyi, namun keputusan 6 tahun lalu itu terpaksa diambil karena kondisi kesehatan.

Afgan mengakui, saat itu Ia mengalami cedera pada pita suaranya.

Situasi itu membuat Ia harus benar-benar stop bernyanyi bahkan berbicara untuk sementara waktu.

Kondisi demikian dialami Afgan karena Ia terlalu memaksakan pita suaranya untuk bekerja keras.

"Saya cedera itu 2019. Itu benar-benar satu hal yang karena memang overwork ya, harus diakui pada saat itu emang semuanya saya ambil gitu," kata Afgan di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, dikutip dari Tribunnews.com

"Pita suara saya harus vocal rest, enggak boleh nyanyi, bahkan enggak boleh ngomong sebenarnya waktu itu, cuma saya bandel ya, (itu dilakukan) tiga bulan," kenang Afgan.

Meski tengah mengalami masalah pada pita suara, Afgan mengaku sempat tetap memaksakan diri tampil dalam konser Dekade kala itu meski kondisi suaranya belum sepenuhnya pulih.

Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga bagi Afgan dalam menjalani karier di industri musik.

Pria bernama lengkap Afgansyah Reza itu kini mengaku lebih bijak dalam menjaga kesehatan sekaligus memilih pekerjaan agar tidak kembali mengalami kondisi serupa.

Ia pun mulai mengatur jadwal kerja dengan lebih baik demi menjaga stamina dan kualitas kesehatannya ke depan.

"Sekarang mungkin bisa lebih selektif dalam menerima pekerjaan. Saya sudah melewati banyak hal, tapi ujung-ujungnya tetap saya lakuin karena saya memang love music," pungkasnya.

Peran Besar Fans

Penyanyi Afgan mengungkapkan betapa besar peran penggemar dalam perjalanan kariernya lebih dari satu dekade. 

Ia menyebut kehadiran fans sebagai sumber energi yang membuatnya terus bertahan dan tampil di panggung.

"Arti fans, mungkin ya fans buat saya adalah sumber saya tetap semangat sih untuk terus berada di atas panggung setiap malam karena enggak setiap malam di panggung itu saya semangat,” kata Afgan di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, dikutip dari Tribunnews.com, Minggu (16/11/2025).

Ia mengakui, dirinya juga mengalami naik turun suasana hati seperti orang pada umumnya.

“Kadang-kadang saya ada, ya samalah seperti teman-teman semua. Tiba-tiba ada mood-nya yang enggak enak atau semangatnya lagi enggak ada,” lanjutnya.

Namun, semua rasa lelah itu terbayar ketika melihat antusiasme para penggemar. 

“Begitu melihat mereka semua senyum, senang banget lihat saya nyanyi, itu jadi kayak bensin buat saya untuk terus lanjut,” ujar Afgan.

Afgan tak menampik dalam hidupnya banyak momen yang harus ia ikhlaskan.

Selama 17 tahun berkarier sebagai penyanyi, dukungan fans menjadi alasannya tetap bertahan di tengah suasana hati yang kacau.

“Saya berterima kasih banget sama semua fans karena kalau enggak ada kalian mungkin saya enggak bisa terus lanjut dan bertahan sampai saat ini,” tandasnya.

Perubahan Usai Berhaji

Penyanyi Afgan mengaku mengalami banyak perubahan dalam perjalanan spiritual setelah menunaikan ibadah haji.

Bahkan ia pun mengaku kini merasa menjadi sosok yang lebih ikhlas dan tawakal.

Adapun pengalaman pribadinya ini, mempengaruhi proses kreatif di album terbarunya, Retrospektif. 

Ia mengaku, pengalaman berhaji membuatnya memperoleh pemahaman baru tentang kehidupan dan mengubah cara pandangnya dalam berkarya.

"Setelah saya naik haji saya banyak mengalami pemahaman-pemahaman yang lebih dalam lagi tentang kehidupan. Berusaha melepaskan dari semua ekspektasi, dari semua harapan-harapan saya," kata Afgan ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (16/11/2025).

"Benar-benar sepenuhnya berserah sama Allah. Jadi, lagu itu melambangkan kita mengikhlaskan semua yang memang seharusnya tidak menjadi milik kita," lanjutnya.

Afgan mengaku proses rekaman album tersebut menjadi salah satu yang paling berat secara emosional. 

Ia menuliskan sebagian besar materi lagu hanya sebulan sebelum berangkat haji. 

"Waktu rekaman memang cukup berat karena emosi yang harus digali cukup dalam. Buat saya, proses yang paling berat adalah pas rekaman," ujar Afgan.

Menurut Afgan, perjalanan spiritualnya sudah dimulai sejak persiapan keberangkatan. 

"Perjalanan spiritual saya sudah mulai saya build up menuju haji, dan lagu-lagu yang tertulis memang jadinya seperti itu," jelas Afgan.

Usai kembali dari Tanah Suci, perasaan ikhlas dan tawakal yang ia pelajari semakin menguat. 

"Jadi sudah haji tambah, tambah ini lagi ya, tambah jejek lagi gitu soal ikhlas, soal berserah, tawakal dan itu yang saya tuangkan di album ini gitu supaya orang-orang bisa lebih menerima dan ikhlas aja gitu. Karena itu adalah kunci kita bisa tenang dalam hidup," pungkasnya.


0 Response to "Karier Afgan sebagai penyanyi jadi taruhannya, penyebab vakum 6 tahun lalu kini terjawab"

Posting Komentar