Lionel Messi pensiun dari timnas Argentina, Mourinho: Piala Dunia tak akan sama lagi
Keputusan Lionel Messi pensiun dari sepak bola internasional ikut mengundang reaksi simpatik maupun respek dari berbagai pihak.
Melalui unggahan di akun Instagram, Senin (31/8/2026), superstar 39 tahun itu mengumumkan perpisahan dengan Timnas Argentina.
Lionel Messi menyudahi pengabdian panjang bagi negaranya setelah melakoni 207 pertandingan dalam dua dekade terakhir.
Masa baktinya berhiass 125 gol dan empat gelar juara, yakni Copa America (2021, 2024), Finalissima (2022) dan tentu saja klimaksnya di Piala Dunia (2022).
Salah satu pihak yang menyatakan simpati bagi sang legenda Barcelona iala Jose Mourinho.
Pelatih kawakan asal Portugal itu turut membubuhkan komentar dalam unggahan Messi yang disukai 12,9 juta pengguna dan dikomentari 882 ribu kali saat berita ini ditulis.
"Selamat atas karier internasional yang brilian dan tak terlupakan. Copa America dan Piala Dunia berikutnya tidak akan sama lagi," tulis Mourinho.
Respons The Special One menarik disorot mengingat statusnya sebagai pelatih Real Madrid yang dalam periode pertamanya dulu menjadi rival langsung Messi dkk di Barcelona.
Mou mengesampingkan rivalitas abadi El Clasico guna menghormati sang legenda.
Sepanjang kiprahnya di tim nasional, Leo Messi menang berandil besar dalam kebangkitan Argentina di dunia sepak bola.
Bersama La Pulga, Tim Tango menyudahi puasa gelar juara 28 tahun dengan memenangi Copa America 2021.
Kesuksesan itu pun membuka keran kejayaan bagi Albiceleste. Puncaknya, status GOAT Messi paripurna dengan raihan gelar juara Piala Dunia 2022.
Albiceleste memenangi trofi ketiganya di kejuaraan terakbar garapan FIFA dan Messi menyejajarkan diri dengan Sang Dewa, Diego Maradona.
Impak besar yang diberikan Messi terhadap Argentina maupun sejarah Piala Dunia menjadikan dirinya spesial.
Akun resmi FIFA World Cup turut memberikan penghormatan bagi pria yang akan melanjutkan sisa karier di level klub dengan Inter Miami.
Perpisahan Haru
"Terima kasih, Leo," demikian bunyi cuitan yang disertai foto Messi saat debut dan momen terbarunya dengan seragam tim nasional.
Dampak paling besar tentu saja dirasakan rekan setimnya di skuad Albiceleste.
Gelandang Argentina yang kerap disebut bodyguard Messi, Rodrigo De Paul, memuji jasa abadi sang raja trofi Ballon d'Or bagi negaranya.
"Cinta tanpa syaratmu kepada negara, perjuangan batinmu untuk tidak pernah menyerah, kekuatanmu untuk selalu bertahan menghadapi ketidakadilan, kepemimpinan dan kualitas kemanusiaanmu terhadap setiap pemain yang masuk ke lapangan latihan agar mereka merasa nyaman, sikap penuh perhatianmu terhadap setiap anggota staf tim nasional..."
"Terima kasih, pemain terhebat sepanjang masa, terima kasih telah membuat kami sangat, sangat bahagia. Kamu tak bisa membayangkan betapa banyak senyuman yang kamu bawa. Kamu abadi," tulis De Paul lewat akun medsos.
Enzo Fernandez tak luput menulis surat perpisahan mengharukan bagi kaptennya.
Gelandang yang sedang diisukan bakal pindah dari Chelsea ke Man City itu menyoroti momen Messi batal pensiun dari tim nasional pasca-kegagalan juara di Copa America 2016.
Ia kemudian merevisi keputusannya dan melanjutkan karier hingga menggapai atap dunia enam tahun kemudian.
Fernandez merasa beruntung Messi batal pensiun ketika itu sehingga dia berkesempatan main bareng sang legenda dan menyertainya sampai kini benar-benar meninggalkan Albiceleste.
"Leo, saat dulu kamu bilang akan keluar dari tim nasional, aku benar-benar sedih."
"Saya masih kecil saat itu, dan saya sering menghitung-hitung atau membandingkan usiamu dengan usiaku untuk melihat apakah suatu hari nanti aku bisa bermain bersamamu."
"Kedengarannya konyol, tapi aku benar-benar melakukannya. Aku memikirkan berapa tahun lagi yang mungkin kamu miliki, berapa tahun lagi yang aku miliki sebelum bisa masuk ke divisi utama, dan bermimpi kita bisa bermain bersama mengenakan seragam Argentina, meski sekali saja."
"Untungnya, kamu kembali. Bukan hanya aku bisa bermain bersamamu. Kita berbagi kamp latihan, ruang ganti, percakapan, pelukan, masa-masa sulit, momen-momen luar biasa, dan kita akhirnya menjadi juara dunia bersama."
"Aku takkan pernah melupakannya. Aku sangat beruntung, Leo. Anak itu sangat beruntung."
"Terima kasih telah memperlakukanku seperti itu, atas segala yang kau ajarkan padaku, dan karena telah membiarkanku menjadi bagian dari kisahmu. Kami akan sangat merindukanmu, kapten," tulisnya di akun Instagram.


0 Response to "Lionel Messi pensiun dari timnas Argentina, Mourinho: Piala Dunia tak akan sama lagi"
Posting Komentar